Thursday, February 19, 2015

Bahasa Inggris untuk AUD

PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK USIA DINI


Berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk pembelajaran bahasa inggris anak usia dini
Metode TPR (Total Physical Response Method)
Dikembangkan oleh James Asher, seorang profesor psikologi Universitas Negeri San Jose California, adalah metode yang sesuai untuk men
gajarkan bahasa Inggris pada anak usia dini dimana pembelajarannya lebih mengutamakan kegiatan langsung berhubungan dengan kegiatan fisik (physical) dan gerakan (movement). Dalam metode TPR ini, Asher mengatakan bahwa semakin sering atau semakin intensif memori seseorang diberikan stimulasi maka semakin kuat asosiasi memori berhubungan dan semakin mudah untuk mengingat (recalling). Kegiatan mengingat ini dilakukan secara verbal dengan aktifitas gerak (motor activity).

Lebih lanjut, Asher yang juga menyimpulkan bahwa peran faktor emosi sangat efektif dalam pembelajaran bahasa anak, artinya belajar bahasa dengan melibatkan permainan dengan bergerak yang bisa dikombinasikan dengan bernyanyi atau bercerita akan dapat mengurangi tekanan belajar bahasa seseorang. Dia percaya bahwa dengan keceriaan dalam diri anak (positive mood) akan memberikan dampak yang baik bagi belajar bahasa anak.
Contoh kegiatan dengan metode tersebut :
Contoh pembelajaran dengan metode ini adalah sebagai berikut: ketika mengenalkan kata stand up (berdiri) semua anak ikut berdiri sambil mendengarkan (listening) kata stand up dan mengucapkan (speak) kata stand up tersebut. Disini kita tidak perlu menekankan pada pengenalan bahasa tulis(written language) walaupun kita bisa sekali-sekali menuliskan kata tersebut tapi tidak menjadi keharusan. Kemudian kita bisa menguatkan pengenalan kata tersebut sambil bernyanyi dan sambil bergerak sesuai perinntah lagu :
Every body sit down, sit down, sit down
Every body sit down just like me
Every body stand up, stand up, stand up
Every body stand up, just like me
Kegiatan pengenalan Bahasa Inggris dengan metode ini diharapkan dapat berlangsung secara terus menerus dan bertahap apalagi dengan pembelajaran dengan cara menarik sehingga anak bisa senang dan ceria akan bisa memaksimalkan kemampuan belajar bahasa kedua anak sehingga akan muncul anak-anak Indonesia ke depan yang mampu dan fasih berbahasa Inggris.
Teaching english by using song
  Adalah salah satu metode / cara mengajarkan bahasa inggris dengan menggunakan nyanyi / lagu sebagai media nya .
Mengingat bahasa Inggris merupakan bahasa asing di Indonesia, tentunya proses pembelajarannya memerlukan pendekatan yang tepat dan efektif. Keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kemampuan seorang guru dalam menyajikan proses kegiatan belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Sejalan dengan keberadaan seorang anak yang senang menyanyi dan bergerak maka gerak dan lagu adalah salah satu pendekatan yang sangat tepat jika digunakan sebagai sarana dalam menyajikan proses pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini. Menyajikan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak dengan tidak meninggalkan kaidah berbahasa Inggrisyang baik dan benar
Musik dapat memperkaya kehidupan rohani dan memberikan keseimbangan hidup bagi anak. Melalui musik, manusia dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan hatinya serta dapat mengendalikan aspek emosionalnya.Adapun nyanyian adalah bagian dari musik. Nyanyian berfungsi sebagai alat untuk mencurahkan pikiran dan perasaan untuk berkomunikasi. Pada hakikatnya nyanyian bagi anak-anak adalah sebagai :
*      Bahasa Emosi, dimana dengan nyanyian anak dapat mengukapkan
perasaannya, rasa senang, lucu, kagum, haru.
*      Bahasa Nada, karena nyanyian dapat didengar, dapat dinyanyikan, dan
dikomunikasikan.
*      Bahasa Gerak, gerak pada nyanyian tergambar pada birama (gerak/ ketukan yang teratur), pada irama (gerak/ketukan panjang pendek, tidak teratur), dan pada melodi (gerakan tinggi rendah).
Berdasarkan pengalaman para guru bahasa Inggris dan menurut para ahli bahasa seperti yang dinyatakan oleh Abdulrahman Al-Faridi lagu-lagu berbahasa Inggris dapat membantu para guru untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (Alfaridi, 2006).
Nyanyian dan musik digunakan sebagai teknik dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Musik yang memiliki berbagai kandungan elemen di dalamnya dapat dijadikan salah satu bentuk fasilitas untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak. Tinggi nada memberikan kesempatan kepada anak untuk melatih kepekaan pendengarannya. Perubahan-perubahan ritme atau irama musik melatih anak untuk membedakan irama internal (inner rhythm) serta kemampuan motoriknya (misalnya, jika dikombinasikan dengan latihan gerak sesuai dengan liriknya).
Keuntungan mengajarkan bahasa inggris menggunakan nyanyian :
1.     Melalui lagu akan memotivasi anak untuk lebih senang mempelajari bahasa Inggris.
2.    Dengan menyanyi anak menjadi senang dan lebih mudah dalam memahami materi ajar yang disampaikan. Kemampuan guru dalam memilih lagu dan menciptakan gerakan yang sesuai dengan usia perkembangan anak akan berdampak pula terhadap berhasilnya proses pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini.
3.    Melalui nyanyian dan kegiatan pembelajaran yang bervariasi, pendidik dapat menumbuhkan minat anak untuk lebih senang dan giat belajar, bahkan dapat memudahkan anak dalam memahami materi ajar yang disampaikan.
4.    Anak dibuat senang, tidak bosan, dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran.
Dengan demikian bernyanyi merupakan suatu kegiatan yang sangat disukai oleh anak-anak. Secara umum menyanyi bagi anak lebih berfungsi sebagai aktivitas bermain dari pada aktivitas pembelajaran atau penyampaian pesan. Menyanyi dapat memberikan kepuasan, kegembiraan, dan kebahagiaan bagi anak sehingga dapat mendorong anak untuk belajar lebih giat (Joyful Learning). Dengan nyanyian seorang anak akan lebih cepat mempelajari, menguasai, dan mempraktikkan suatu materi ajar yang disampaikan oleh pendidik. Selain itu kemampuan anak dalam mendengar (listening), bernyanyi (singing), berkreativitas (creative) dapat dilatih melalui kegiatan ini.
Teaching english by using games :
 Dalam pembelajaran Bahasa Inggris banyak metode dan teknik yang dapat digunakan, diantaranya melalui:
a. Story Telling (Bercerita)
b. Role Play (Bermain Peran)
c. Art and Crafts (Seni dan Kerajinan Tangan)
d. Games (Permainan),
e. Show and Tell,
f. Music and Movement (Gerak dan Lagu) dimana termasuk di dalamnyaSinging (Nyanyian)
Teaching english by using games : Pembelajaran bahasa inggris dengan menggunakan game ( permainan sebagai media nya )
Keuntungan menggunakan games dalam pembelajaran :
1.  Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
Dengan menggunakan media game dalam kegiatan belajar, maka akan ada penyeragaman penafsiran dari guru mata pelajaran terhadap mata pelajaran yang akan disampaikan kepada para siswa.
2.  Proses pembelajaran menjadi lebih menarik
Media game terdiri dari unsur visual (dapat dilihat), audio (dapat didengar) dan gerak (dapat berinteraksi). Jadi media game ini dapat membangkitkan keingintahuan siswa, merangsang reaksi mereka terhadap penjelasan guru, memungkinkan siswa menyentuh objek kajian pelajaran, membantu mereka mengkonkretkan sesuatu yang abstrak dan sebagainya.
3.  Proses belajar siswa menjadi lebih interaktif
Adanya unsur AI (artificial Inteligence) atau kecerdasan buatan pada media game, maka akan terjadi komunikasi dua arah dimana pertanyaan muncul secara acak pada layar komputer dan siswa menjawab pertanyaan tersebut. Dengan semakin tingginya pemrograman komputer pada AI, maka game yang dibuat dapat semakin komplek disesuaikan dengan tingkat kemampuan dari siswa itu sendiri. Contohnya adalah game simulasi.
4.  Jumlah waktu belajar mengajar dapat dikurangi
Dengan media game, maka guru tidak perlu menghabiskan waktu banyak untuk menjelaskan materi. Dengan media game, siswa dapat melatih dirinya dengan cara berinteraksi dengan media game mengenai suatu materi yang mereka ingin pelajari.
5.  Kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan
Selain lebih efisien dalam proses belajar-mengajar seperti diuraikan diatas, media game dapat membantu siswa menyerap materi pelajaran secara lebih mendalam dan utuh. Hal ini disebabkan media game lebih menarik karena ada unsur visual dan audio tetapi juga interaktif yang membuat siswa bisa ber-interaksi dengan program game tentang suatu mata pelajaran. Contohnya adalah Quiz game.
6.  Proses belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja
Perkembangan teknologi yang semakin pesat, memungkinkan siswa saat ini dapat memiliki laptop dengan harga yang murah. Perangkat ini mempunyai kelebihan dapat dibawa kemana – mana dan dapat digunakan kapan saja. Media game biasanya berbentuk CD interaktif yang dapat dipergunakan kapan saja. Sehingga media game sebagai media pembelajaran dapat dipergunakan kapan saja dan dimana saja.
7.  Sikap positif siswa terhadap bahan pelajaran maupun terhadap proses belajar itu sendiri dapat ditingkatkan
Dengan media, proses belajar mengajar menjadi lebih menarik. Hal ini dapat meningkatkan kecintaan dan apresiasi siswa terhadap ilmu pengetahuan dan proses pencarian ilmu itu sendiri.
8.  Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif
Pertama, guru tidak perlu mengulang – ulang penjelasan mereka bila media digunakan dalam pembelajaran. Kedua, dengan mengurangi uraian verbal (lisan), guru dapat memberi perhatian lebih banyak kepada aspek – aspek lain dalam pembelajaran. Ketiga, peran guru tidak lagi sekedar “pengajar”, tetapi juga konsultan, penasihat, atau manajer pembelajaran.
Teaching english by using stories
Belajar Bahasa Inggris dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan membaca cerita pendek berbahasa Inggris. Dengan membaca kalimat perkalimat bahasa inggris tetapi yang masih mudah dipahami akan sangat membantu kita dalam memahami cerita berbahasa inggris tersebut.
Langkah langkah penerapan belajar bahasa inggris dengan bercerita adalah sebagai berikut :
*      Siapkan media, alat peraga serta bila perlu seorang guru harus hafal cerita nya terlebih dahulu
*      Ciptakan suasana yang menyenangkan , nyaman dan membuat anak penasaran dengan erita yang akan kita bacakan
*      Sebelum bercerita , buat perjanjian dengan anak . Jangan ada yang bertanya sebelum ibu menyelesaikan cerita . kalau ada anak anak ibuk yang ingin bertanya harap ditunda dulu ya
*      Nah bacakan cerita dengan penuh semangat dan semenarik mungkin
*      Setelah selesai membaca kan cerita minta lah anak mengulangi apa yang kita ceritakan
*      Lalu jika ada yang bertanya dipersilahkan

MEMBUKA DAN MENUTUP KELAS DENGAN BAHASA INGGRIS
Kegiatan pembuka
Setiap proses belajar hendaknya diperkenalkan kepada anak untuk berdoa dan saling mengucapkan salam. Melalui kegiatan berdoa pendidik dapat mengenalkan dan membina anak agar selalu dekat kepada Tuhan. Sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas anak dapat diajak menyanyikan lagu doa, misalnya: lagu “ Morning Prayer” sebelum melakukan kegiatan.
Berikut ilustrasi pembukaan kelas pagi hari dengan bahasa inggris :
Asalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh…
Good morning my student ,
How are you today ? J
I’m fine (jawaban anak )
Oke my student , today I have games for u ….
But before it we are pray together ..
Okay???
(membaca doa mau belajar)
Lalu mengajak anak untuk saling menyapa dengan baik dapat dilakukan dengan
menyanyikan, misalnya : lagu “ Hello-hello”
Hello,hello, hello and how are you?
I’m fine, I’m fine, I hope that you are too.
Ketika lagu ini dinyanyikan, anak diajak untuk saling melambaikan tangannya sebagai gerakan menyapa.

KEGIATAN PENUTUP
Setelah menyelesaikan proses KBM anak diajak untuk merapikan semua perlengkapannya sambil bernyanyi, misalnya dengan lagu “Clean Up Time”.
Clean up time! Clean up time!
Everything will look just fine, We’ll pick up the things and put them all away,
We can use another day.
Melalui kegiatan ini anak dapat dilatih untuk mandiri dan mengembangkan
rasa tanggung jawab mereka.
Untuk mengakhiri proses KBM nyanyian dapat juga digunakan sebagai
salam penutup, misalnya lagu: “Good Bye my friend”
Good bye my friend,
Good bye my friend,
Until we meet again
See you next time again.

No comments:

Post a Comment